5 Orang Pemalsu Surat Test Swab PCR, Tak Berkutik Saat Diciduk Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur

  • Whatsapp

Jakarta Timur, Monitoringjak.com
Tingginya minat dan kebutuhan masyarakat akan hasil Tes Negatif Rapid Antigen dan Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai syarat melakukan berbagai perjalanan keluar kota di lndonesia dimasa pandemi Covid-19 ini, dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dalam mencari keuntungan dengan membuat surat keterangan hasil test swab PCR palsu.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Timur didampingi Kasat Reskrim Kompol lndra S Tarigan, dalam sebuah Konfrensi Pers yang dilaksanakan dihalaman Polres Metro Jakarta Timur Jalan Matraman Raya Jatinegara Jakarta Timur, Jum’at 23/07/2021.

Bacaan Lainnya

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan didampingi Kasat Reskrim Kompol lndra S Tarigan, dalam keterangan Persnya mengatakan bahwa “Pemalsuan surat keterangan test swab PCR palsu tersebut dilakukan di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur untuk meloloskan pemakai jasa penerbangan yang belum memiliki surat hasil Swab PCR.

Pelaku menawarkan dengan biaya Rp.600.000,- dan tanpa harus mengikuti test swab PCR, dengan hasil Negatif Covid-19.

Kapolres juga menegaskan bahwa pelaku kejahatan ini sudah beroperasi dan membuat hasil Tes Swab PCR palsu ini selama satu minggu di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur, dan mengaku telah mengeluarkan 11 Surat Hasil Swab PCR Palsu, dengan penjelasannya 8 orang lolos terbang dengan Pesawat City Link, sementara 3 orang tertahan tidak bisa terbang.
Bermodalkan laporan masyarakat, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dibawah pimpinan Kasat Reskrim Kompol lndra S Tarigan berhasil menciduk ke 5 tersangka di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur.

Baca Juga :  

Dalam operandinya para pelaku yang berjumlah 5 orang tersebut membagi tugas masing masing.
Ada yang mencari dan menawarkan kepada orang lain, tentang surat kesehatan untuk proses penerbangan.
Setelah mendapatkan peminatnya, pelaku langsung membuatkan surat keterangan negatif hasil Swab PCR, tanpa melalui mekanisme pemeriksaan kesehatan, “ucapnya.

Kombes Pol Erwin Kurniawan juga mengatakan akan mendalami dan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam kasus pembuatan hasil Swab PCR palsu ini.
Polres Jakarta Timur akan terus mengembangkan kasus ini hingga 8 orang yang lolos terbang tanpa uji klinis tertangkap, juga akan dimintai keterangan di Polres Metro Jakarta Timur nantinya.

5 pelaku yang berinisial DI, MRB, MG, DDS, KA dan beberapa barang bukti yang juga berhasil disita, kini diamankan di Polres Metro Jakarta Timur untuk penanganan lebih lanjut.

Dan terhadap 5 orang tersangka tersebut dikenakan pasal berlapis sebagai berikut :
Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan dan memalsukan surat dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun,

Pasal 268 KUHP tentang Pemalsuan dan memalsukan surat keterangan dokter dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun:

Pasal 14 Ayat (1) UU No. 4/1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman penjara paling lama 1 (satu)Tahun dan/atau denda Rp.1.000.000,-:

Pasal 9 Ayat (1) UU No.6/2018 tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman penjara paling lama 1 (satu) tahun.
(Andy.S)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *