Ratusan Bangunan Kost Siap Dibangun Tanpa IMB

  • Whatsapp
Lokasi lahan jalan Mutiara kawasan Pulogebang Cakung Jakarta Timur, yang siap dibangun rumah kost.

JAKARTA, MonitoringJak.com – Kegiatan mendirikan ratusan bangunan yang ditengarai digunakan untuk rumah kost di jalan Mutiara kawasan Pulogebang Cakung Jakarta Timur ini terkesan mengangkangi peraturan daerah (Perda).

Aparat terkait, Satpol PP bahkan Walikota Jakarta Timur seakan tak kuasa melakukan teguran maupun tindakan Administratif  terhadap pelanggaran yang mewarnai proses mendirikan bangunan yang semestinya ditaati.

Bacaan Lainnya

Kekhawatiran akan menguapnya pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor bangunan dan rusaknya tatanan lingkungan hidup karena tidak tersedianya sumur resapan, semakin mencuat.

Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Kemakmuran Bangsa (LSM SIKAB) Riky Purba kepada wartawan monitoringjak.com mengungkapkan keprihatinannya, terkait kondisi bangunan, terkait rusaknya rencana penataan kota dan adanya dugaan retribusi yang menyelusup ke saku oknum pejabat dilingkungan Walikota Administrasi Jaktim.

“Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang & Pertanahan (Sudin CKTRP) Jaktim sudah semestinya menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) nya, sesuai amanat Perda serta melakukan tindakan terhadap bangunan yang jelas menyiratkan “pengangkangan” terhadap kewibawaan aparatur Pemda DKI Jakarta, dan peraturan yang ada, khususnya dalam mendirikan bangunan” tutur Riky.

Ditambahkan  oleh aktivis yang juga sebagai pengamat pembangunan ini, lahan yang digunakan untuk mendirikan sekitar 200 pintu kost-kostsan itu, diketahùi baru saja beroleh keputusan inchract di pengadilan, dalam sengketa yang melibatkan sebuah badan usaha milik daerah (PT. Sarana Jaya-red).

“Dengan cerminan persiapan pondasi yang tanpa lebih dahulu mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB), tersirat indikasi proses peradilan yang diduga sarat dengan kekuatan guyuran uang dan patut diselidiki”, ujar Riky.

Baca Juga :   Dinas Dukcapil DKI Jemput Bola Benahi Pelayanan Administrasi Kependudukan Warga

Hingga berita ini ditayangkan, baik aparat Sudin CKTRP Jaktim maupun pemilik bangunan tanpa IMB ini belum bersedia di konfirmasi.(Richard Aritonang)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *