Wali Kota Jaktim Tak Mampu Atasi Bangunan Diduga Gunakan IMB Bodong

  • Whatsapp
Bangunan di Jalan Swadaya IX RT.001/ 006 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur diduga gunakan IMB bodong (Kiri), M. Anwar Wali Kota Jakarta Timur (kanan atas), Ir. Widodo Kasudin Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Timur (kanan bawah).

JAKARTA, MonitorJak.com – Pemerintah  kota Administrasi Jakarta Timur nampaknya tidak berdaya mengatasi bangunan yang bermasalah menjamur di wilayahnya.

Terlebih Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Timur terkesan tutup mata terhadap bangunan yang melanggar, di duga Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) pengawasannya lemah, sehingga banyak permasalahan bangunan yang tidak dapat dimonitor dengan baik di wilayah kerja instansi tersebut.

Bacaan Lainnya

Hal ini  disampaikan salah satu aktivis pemerhati lingkungan, yang tergabung dalam aliansi media cetak dan online Riky Purba kepada monitoringjak.com dilingkungan kantor Walikota Administrasi Jakarta Timur, Sabtu (9/10/2021).

Menurut Riky salah satu bangunan yang bermasalah terletak di wilayah Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

“bangunan yang melanggar tersebut terletak di Jalan Swadaya IX RT.001/ 006 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur, dimana Banner yang terpampang di lokasi adalah di Jalan Cilungup Blok C No.1 RT.01/01  dengan Nomor IMB:193/C.37C/31.75.07.1001.01.018.R.5/3/-785./e/2020, patut diduga bahwa bangunan tersebut tidak memiliki IMB, alias menggunakan IMB bodong”, jelas Riky.

Menanggapi permasalahan itu Riky Purba mendesak Kepada M. Anwar Wali Kota Jakarta Timur untuk segera menindak bangunan tersebut.

“M. Anwar Wali Kota Jakarta Timur, agar memberi perintah kepada Kepala Suku Dinas (Kasudin) CKTRP yang di komandoi Ir. Widodo supaya memberikan tindakan tegas terhadap bangunan yang melanggar tersebut”, desak Riky.

Ditambahkan Riky, “demikian pula halnya dengan Musa Camat Duren Sawit, supaya tidak tutup mata melihat menjamurnya bangunan yang melanggar di wilayah kerjanya, karena akan menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat”, tuturnya.

Baca Juga :   Ratusan Bangunan Kost Siap Dibangun Tanpa IMB

Wartawan monitoringjak.com mencoba mengkonfirmasi ke kantor Kepala Sektor CKTRP Kecamatan Duren Sawit, sesampai dilokasi sangat disayangkan pintunya selalu tertutup tidak ada satupun pegawai didalam.

Sementara itu, Pelaksana Harian (PLH) Srizuna ketika dihubungi lewat Whatsapp untuk mengkonfirmasi perihal permasalahan di atas langsung memblokir nomor akun Whatsapp.

Menindak lanjuti carut marut kasus ini, redaksi monitoringjak.com mengkonfirmasi Kasudin CKTRP Jakarta Timur, Ir. Widodo lewat pesan singkat Whatsapp di Nomor 08158835xxx, tidak juga ditanggapi alias membisu, seakan akun Whatsapp tidak ada penghuninya, Minggu (10/10/2021).

Tidak ditanggapi oleh Kasudin CKTRP Jakarta Timur, redaksi monitoringjak.com mengkonfirmasi kepada Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar lewat pesan singkat Whatsapp di Nomor 081288887xxx, Senin (11/10/2021).

M. Anwar menjawab, “ok di koordinasikan”katanya singkat.

Namun hingga berita ini ditayangkan, koordinasi yang dilakukan M. Anwar nampaknya mengalami kebuntuan, seakan para pejabat di wilayah Jakarta Timur berjamaah untuk menutupi masalah ini.

Hal ini Harus menjadi perhatian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, karena bawahannya sampai setingkat Wali Kota tidak dapat mengatasi bagunan bermasalah.

Permasalahan inipun menguji nyali Irbanko Jakarta Timur yang dipimpin oleh Supendi, apakah berani memanggil dan memeriksa semua jajaran CKTRP Kecamatan Duren Sawit, bila perlu turun langsung kelapangan agar dapat melihat begitu bobroknya kinerja CKTRP Kecamatan Duren Sawit.(Anto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *